baby dragon

Halaman

Jumat, 02 November 2012

Perkembangan Gadget

Teknologi Informasi di Indonesia cukup cepat sekali berkembang akhir-akhir ini setelah sempat terhenti beberapa waktu lalu karena badai krisis. Tetapi 2 tahun belakangan mulai banyak perusahaan mulai investasi pada Teknologi Informasi. contohnya dari infrastuktur makin banyaknya jaringan yang di bangun baik jaringan kable ataupun wireless. adanya gateway IIX yang baru di tahun lalu, dan masih banyak lagi.

Gadget (Bahasa Indonesia: acang) adalah suatu istilah yang berasal dari bahasa Inggris untuk merujuk pada suatu peranti atau instrumen yang memiliki tujuan dan fungsi praktis spesifik yang berguna yang umumnya diberikan terhadap sesuatu yang baru. Gadget dianggap dirancang secara berbeda dan lebih canggih dibandingkan teknologi normal yang ada pada saat penciptaannya. [wikipedia red-]
Apakah yang dimaksud dengan gaya hidup digital ? Gaya hidup digital (digital lifestyle) adalah istilah yang seringkali digunakan (salah satunya oleh Bill Gates) untuk menggambarkan gaya hidup modern yang sarat dengan teknologi informasi. Teknologi informasi di sini berperan mengefisienkan segala sesuatu yang kita lakukan dengan satu tujuan: mencapai produktivitas maksimum. Tentu tidak dapat dibantah lagi (tidak bisa tidak/wajib) bahwa teknologi informasi memang berperan besar dalam meningkatkan efisiensi.
Selain itu ada satu landasan penting yang harus kita miliki, yaitu attitude yang benar. Attitude yang benar ini berbicara mengenai sifat-sifat karakter seperti disiplin, mau mengembangkan diri terus-menerus, dan selalu melakukan segala sesuatu sebaik mungkin (spirit of excellence). Tanpa attitude yang benar, teknologi informasi secanggih apapun tidak akan membawa kita mencapai produktivitas maksimum.
Dari sini jelas, bahwa produktivitas maksimum hanya dapat dicapai bila kita memiliki landasan attitude yang benar, dan dengan bantuan teknologi informasi. Karena itulah mari kita bersama-sama didalam koperasi forex untuk bangkit dan maju bersama di era digital sekarang ini
Keuntungan dan Kelemahan
Pesatnya perkembangan teknologi informasi bila tidak disikapi secara hati-hati akan berdampak serius bagi budaya bangsa, kata dekan sekolah pascasarjana (SPs) Institut pertanian Bogor (IPB), Khairil Anwar Notodiputro.
Seperti dilansir dari Antara, Khairil Anwar Notodiputro mengingatkan perkembangan TI harus dilihat dari perspektif kepentingan bangsa. Perkembangan TI jangan sampai menggerus budaya bangsa yang akan berimplikasi pada semakin lunturnya jati diri bangsa di mata dunia.
“TI berpotensi besar menggerus budaya bangsa. Kita harus melakukan sesuatu agar perkembangan TI tidak membawa dampak negatif bagi kebudayaan nasional,” papar Khairil.
Menurut nya, TI memiliki dua dampak sekaligus. TI ibarat pisau bermata dua. pertama, TI akses informasi tanpa batas yang amat besar manfaatnya bagi perkembangan manusia. Pasalnya TI menawarkan berbagai informasi terbaru mengenai pengetahuan dan kemajuan. Dengan kehadiran TI dunia menjadi tak bersekat dan tanpa batas.
Kedua, sisi lain yang ditimbulkan TI berupa kemungkinan hancurnya jati diri bangsa akibat agresi informasi tanpa henti. Agresi informasi tersebut berdampak pada penggerusan budaya bangsa.
“Saat ini kita harus melakukan sesuatu, agar manfaat TI positif bagi kepentingan bangsa,” tuturnya.
“Menolak TI merupakan langkah mundur yang tidak mungkin dilakukan. Yang harus dipikirkan bersama bagaimana dampak negatif yang ditimbulkan bisa terus dieleminir, sehingga kekuatiran yang muncul akan tergerusnya budaya bangsa dapat diatasi,” paparnya.
(dat05/Bogor)
Dampak terhadap Masyarakat.
Dampak perkembangan teknologi informasi terhadap jati diri budaya bangsa. Perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat memang memberikan kesempatan bagi semua orang untuk mengakses secara real-time informasi terkini yang terjadi di belahan dunia manapun dan tidak ada batasan sama sekali (borderless).
Namun demikian, di sisi yang lain ternyata perkembangan IT dapat berbahaya karena dikhawatirkan dengan begitu kencangnya aliran informasi tersebut dapat menyebabkan jati diri dan budaya bangsa ikut luluh lantak terbawa arus.
Memang di setiap kisi-kisi kehidupan terdapat dua hal yang saling berseberangan. Ibarat dua sisi mata uang, akibat dari suatu perkembangan hidup dapat menyebabkan kebaikan dan keburukan. Oleh karena itu dibutuhkan kecerdasan rohani – di samping kecerdasan jasmani – sehingga kemajuan yang dicapai oleh umat manusia dapat diseleraskan dan diarahkan kepada kepentingan bersama dan lebih diutamakan untuk hasil yang positif.
Baca selengkapnya ya akibat perkembangan teknologi informasi pada jati diri budaya bangsa. Jangan lupa disimak tips membentuk tubuh ideal indah tapi tetap asyik dan senang.
Budaya Bisa Tergerus Pesatnya Perkembangan TI
Pesatnya perkembangan teknologi informasi bila tidak disikapi secara hati-hati akan berdampak serius bagi budaya bangsa, kata Dekan Sekolah Pascasarjana (SPs) Institut Prertanian Bogor (IPB), Prof Dr Khairil Anwar Notodiputro.
Dalam perbincangan dengan ANTARA di Bogor, Minggu (30/8), Khairil Anwar Notodiputro mengingatkan perkembangan TI harus dilihat dari perspektif kepentingan bangsa. Perkembangan TI jangan sampai menggerus budaya bangsa yang akan berimplikasi pada semakin lunturnya jati diri bangsa di mata dunia.
“TI berpotensi besar menggerus budaya bangsa. Kita harus melakukan sesuatu agar perkembangan TI tidak membawa dampak negatif bagi kebudayaan nasional,” papar Prof Khairil.
Hemat dia, TI memiliki dua dampak sekaligus. TI ibarat pisau bermata dua. Pertama, TI menawarkan akses informasi tanpa batas yang amat besar manfaatnya bagi perkembangan manusia. Pasalnya TI menawarkan berbagai informasi terbaru mengenai pengetahuan dan kemajuan. Dengan kehadiran TI dunia menjadi tak bersekat dan tanpa batas.
Kedua, sisi lain yang ditimbulkan TI berupa kemungkinan hancurnya jati diri bangsa akibat agresi informasi tanpa henti. Agresi informasi tersebut berdampak pada penggerusan budaya bangsa.
“Saat ini kita harus melakukan sesuatu, agar manfaat TI positif bagi kepentingan bangsa. Menolak TI merupakan langkah mundur yang tidak mungkin dilakukan. Yang harus dipikirkan bersama bagaimana dampak negatif yang ditimbulkan bisa terus dieleminir, sehingga kekuatiran yang muncul akan tergerusnya budaya bangsa dapat diatasi,” paparnya.
Karena itu mengingat pentingnya TI dalam kehidupan, kuliah perdana SPs IPB pada hari Jumat (28/8) lalu, Pascasarjana IPB mengundang Menteri Komunikasi dan Informatika (Memkominfo) Prof Dr M Nuh DEA. Nuh diminta mengisi kuliah perdana di Pascasarjana IPB mengenai seputar mnafaat TI bagi penyelenggaraan pendidika Pascasarjana.
“Kita perlu memanfaatkan keunggulan dan kegunaan TI bagi kemaslahatan bangsa. TI harus dimanfaatkan untuk memperkuat jatidiri nasional dan melestarikan budaya bangsa,” imbuh dia.
Bagaimana Kita Menyikapi?
Dalam menyikapi perkembangan Teknologi yang semakin pesat, sebaiknya kita mempertimbangkan dengan skala prioritas, apakah ini memang kebutuhan kita atau hanya sebagai penggemar teknologi? Kita yang mengendalikan teknologi dan bukan kita yang dikendalikan oleh teknologi. Meskipun kita mampu untuk mendapatkan itu semua, asalkan kita tidak termotori oleh teknologi, bisa dikatakan kita mampu mengambil sikap yang benar. Atau mungkin anda sebaliknya?

Perkembangan Robot di Dunia

"Jenius adalah 99 persen kerja keras ditambah 1 persen lham", Thomas Alva Edison
Kemajuan teknologi umat manusia memang sangat mengagumkan. Bermula dari rasa ingin tahu, berkembang menjadi sebuah temuan yang mengagumkan. Adalah robot, salah satu penemuan yang paling mengagumkan dalam sejarah manusia pada abad ke 20. Postingan singkat ini akan menguak bagaimana sejarah awal dari sebuah sistem mekanika rumit dan bergerak, mampu hadir ditengah masyarakat hingga kini, yang kita kenal dengan sebutan Robot.


Robot adalah alat menaknika yang dapat melakukan tugas fisik, baik lewat pantauan manusia, maupun bekerja secara komputerisasi yang menghasilkan kecerdasan dan perilaku yang individu.

Kata robot sendiri, diperkenalkan oleh seorang penulis sains-fiksi berkebangsaan Ceko (Czech), Karel Capek (9 Januari 1890-25 Desember 1938) pada tahun 1920an.
Robot sendiri, menurut Karel Capek, bukanlah pengertian "robot" yang seperti kita kenal sekarang ini. Robot menurut dia adalah sesuatu yang mengarah kepada "monoton", dan "pekerja".

Karel Capek memperkenalkan istilah robot (robota, bahasa Ceko-Ensiklopedia Indonesia) dalam sebuah karya sandiwaranya, Rossum's Universal Robot.
Penciptaan robot yang sesunguhnya (bukan robot dalam sandiwara Karel Capek), bermula dari keinginan manusia untuk membuat tiruan binatang atau manusia itu sendiri. Namun fasilitas pengetahuan pada masa itu nampaknya menjadi kendala terbesar dalam terwujudnya proyek tersebut. Akhirnya, dibuatlah robot sederhana beroda yang digunakan untuk keperluan navigasi, pengamatan tingkah laku, sampai dengan perencanaan jalur.

Berkembanglah robot dengan konsep heksapoda (konsep kaki enam) dan beberapa platform kaki banyak lainya. Dan pada pada masa itu, serangga menjadi inpirasi dalam pembuatan robot.

Robot di masa kini

Saat ini, robot secara umum berfungsi sebagai pengganti pekerjaan manusia, seperti membersihkan limbah beracun, untuk operasi medis, untuk keperluan militer, untuk penyelidikan wahana dalam air, penjelajahan luar angkasa, keperluan produksi, sampai untuk memotong rumput dan membersihkan debu.


Sekarang, robot sudah menjadi suatu perangkat yang sangat berguna. Walaupun definisi robot sendiri sangat banyak dan berbeda tiap negara dan organisasi, namun, rupanya robot tidak hanya mendatangkan berbagai manfaat, tapi juga kekhawatiran.


Adalah seorang Vernor Vinge, yang pernah memperingatkan bahwa suatu saat komputer akan lebih baik daripada manusia, dan itu sangat menghawatirkan.Namun, apapun anggapan atau hujatan atas teknologi komputer pada sebuah robot, robot selalu menjadi inspirasi bagi tiap manusia. Baik dalam sebuah karya film, maupun sebuah karya fiksi yang menghibur.

Jumat, 28 September 2012

Informasi HP JORNADA 928

Selamat datang di siyus ini saya menawarkan handphone pda yang memiliki fitur yang menarik dan harga terjangkau


untuk detailnya sebagai berikut
HP JORNADA 928

20-Oct-2005
Phone
GSM / GPRS :: 900 / 1800 MHz
GPRS class B multi slot class 8

Operating system
Microsoft Pocket PC 2002 Phone edition

Category
Pocket PC 2002 Phone Edition ~ WinCE 3.0

Size & Weight
77.8 mm x 137 mm x 16.7 mm :: 195 g
3.06 in x 5.39 in x 0.66 in :: 6.88 oz

Processor
Texas Instruments OMAP 710 @ 206 MHz

Memory
RAM 64 MB
ROM 32 MB :: flashable

Graphics Processor
Unknown

Display
Reflective TFT :: LED backlight
240 x 320 pixels :: 65536 colors
diagonal size 88.9 mm, 3.5 in

Communications
USB
IrDA

Expansion options
CF Type I

Battery
Lithium-Polymer :: life up to 150 hours :: removable :: rechargable

Input methods
touch screen
joypad :: 4 custom buttons :: record button :: 2-way scroll button

Audio
speaker :: microphone
Stereo 2.5mm with microphone 



hagra :230$

 untuk selengkapnya baca  
http://www.ponseljakarta.com/iklan/hp/jornada928.htm


posteing by:

brahmanto S.D.P.C 12 TP-A 
SMK NEGERI 1 PURWOREJO